Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Melemah Tipis, Pasar Nantikan Data AS
Wednesday, 6 August 2025 15:53 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas sedikit melemah pada Rabu(6/8), terkonsolidasi setelah empat hari kenaikan, seiring investor mencerna data ekonomi AS yang lemah serta kemungkinan penunjukan Presiden Donald Trump terhadap anggota baru dewan The Fed.

Pada pukul 08:30 GMT, emas spot turun 0,4% ke $3.366,50 per ons, sementara emas berjangka untuk pengiriman Desember juga melemah 0,4% ke $3.420,72 per ons. Logam mulia ini sebelumnya telah mencatat kenaikan dalam empat sesi berturut-turut, termasuk lonjakan 2% pada hari Jumat lalu.

Emas Didukung Oleh Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Harga emas akhir-akhir ini ditopang oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Fed, yang diperkirakan bisa terjadi bulan depan, menyusul serangkaian data ekonomi lemah yang menunjukkan bahwa kebijakan perdagangan Presiden Trump mulai menekan pertumbuhan ekonomi AS.

Data Selasa menunjukkan indeks aktivitas sektor jasa AS versi ISM turun ke 50,1 di bulan Juli, lebih rendah dari perkiraan 51,5, menunjukkan perlambatan signifikan di sektor jasa. Data ini memperkuat kekhawatiran terhadap pelambatan ekonomi, terutama setelah laporan tenaga kerja Jumat lalu yang lemah, dengan jumlah pekerjaan baru lebih sedikit dan revisi penurunan di dua bulan sebelumnya, serta peningkatan tingkat pengangguran ke 4,2%.

Peluang pemangkasan suku bunga The Fed pada bulan September saat ini berada di hampir 90%, yang mendukung harga emas karena suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang aset tanpa imbal hasil seperti emas.

Pembelian Emas oleh Bank Sentral Melambat di Kuartal II

Menurut World Gold Council, bank sentral dunia menambahkan 22 ton emas ke cadangan global pada Juni, dengan Bank Sentral Uzbekistan menjadi pembeli terbesar dengan 9 ton. Namun, total pembelian emas oleh bank sentral di kuartal II mencapai 166 ton, turun 33% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Analis ING mencatat bahwa perlambatan ini kemungkinan dipicu oleh kenaikan harga emas sebesar 30% tahun ini, namun tren pembelian diperkirakan tetap berlanjut di tengah ketidakpastian ekonomi global dan upaya diversifikasi dari dolar AS.

Pasar Logam Lainnya Tenang; Tembaga AS Menguat

Platinum berjangka naik 0,8% ke $1.340,95 per ons, sementara perak berjangka sedikit turun ke $37.810 per ons.

Tembaga di London Metal Exchange naik 0,5% ke $9.687,40 per ton, dan tembaga AS naik 0,5% ke $4,4080 per pon. Harga tembaga AS sempat anjlok 20% pekan lalu namun sejak itu bergerak mendatar, setelah Trump mengecualikan logam halus dari rencana tarif impor sebesar 50%. (azf)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS